Rabu, 20 Maret 2013

Pers Punya Tanggungjawab Besar

NGIMBANG-Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Ir Suhandoyo mengatakan, seorang wartawan mempunyai tugas dan tanggung jawab yang besar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. "Pers yang menjadi tulang punggung persebaran informasi mempunyai peran sebagai pilar keempat kehidupan berdemokrasi," kata Suhandoyo, kemarin.

Lantaran peran penting pers itu pula, Suhandoyo berharap karya-karya jurnalistik yang dihasilkan tidak menjadi pemicu terjadinya konflik dan permusuhan antar kelompok masyarakat. "Justru sebaliknya, memberikan kontribusi dalam menjaga terciptanya perdamaian kehidupan bermasyarakat," katanya.

Pernyataan ini dia sampaikan di sela acara pendidikan dan pelatihan jurnalistik yang digelar elemen masyarakat Kabupaten Lamongan, di Kecamatan Ngimbang, 13-16 Maret. Pelatihan diikuti lima puluhan peserta yang terbagi dalam dua gelombang.

Untuk gelombang pertama diikuti sekitar dua puluh lima wartawan yang biasa bertugas melakukan peliputan di kabupaten tersebut. Sedangkan gelombang II diikuti hampir tiga puluhan anak-anak muda setempat yang mempunyai minat untuk terjun di dunia kewartawanan.

Suhandoyo yang juga Wakil Ketua Bidang Politik dan Hubungan Antar Lembaga DPD PDI Perjuangan Jatim ini berharap para wartawan bisa berlaku jujur dan adil dalam pemberitaan. Jujur dalam menyajikan fakta dan data, serta memberikan kesempatan yang sama kepada kelompok yang kesulitan mengakses informasi atau menyuarakan haknya yang berkaitan dengan kepentingan khalayak luas.

Sementara, ketua panitia acara, Nuryadi, mengatakan, diklat digelar untuk meningkatkan kualitas sumber daya para jurnalis lokal sehingga menjadi pewarta yang handal dan profesional. Sehingga berita-berita yang dihasilkan menjadi lebih bermutu. Tak kalah penting dari itu, lanjut dia, pelatihan digelar untuk menghasilkan wartawan-wartawan yang memegang teguh kode etik jurnalis dalam proses memroduksi berita.

Sementara diklat untuk para remaja dan pemuda dilatarbelakangi tingginya animo generasi muda setempat terhadap dunia jurnalistik. Menjamurnya media-media komunitas di dunia maya sebagai salah satu indikasi jika penyebaran informasi juga sudah bisa dilakukan kalangan non jurnalis. Fenomena media komunitas juga mulai merambah Lamongan. (her)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar