Rabu, 27 Maret 2013

Terminal Ngimbang Sepi Penumpang



google map
NGIMBANG-Jumlah pengguna angkutan umum jalur Babat Kabupaten Lamongan-Kabupaten Jombang semakin berkurang. Kondisi itu berdampak pada pendapatan para pelaku usaha di terminal dan sekitarnya.

Menurut Irsan, salah seorang pedagang, jumlah penumpang angkutan umum di sub terminal Ngimbang ini jumlahnya terus menurun selama 5 tahun belakangan. Ia menengarai, kondisi tersebut terjadi karena banyaknya warga yang memiliki kendaraan pribadi.

“Tak seramai dulu. Sekarang, bus yang lewat di jalur ini saja tidak masuk terminal. Hanya berhenti di depan (terminal), terus langsung jalan,” kata lelaki yang mengaku asal Desa Sendangrejo ini, pekan lalu.

Sepinya penumpang berdampak langsung pada pendapatan para pelaku usaha di terminal tersebut. Darsono, salah seorang tukang ojek, mengatakan, pendapatannya terus menurun belakangan ini. Ia mengaku hanya mendapatkan hasil antara Rp 20.000 sampai Rp 40.000 per hari. Padahal, ia ngojek sejak jam 08.00 hingga jam 20.00. “Sehari nggak dapat sama sekali juga pernah,” katanya. (eko)





                                     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar